Menulis Cerita Dongeng Sambil Mengantuk Di Sore Hari

Sore hari ini sedang menulis cerita dongeng. Cerita santai yang tidak terlalu serius. Pada saat mengetik, mata kok bawaannya mengantuk. Padahal baru juga tadi pagi bangun jam sembilan pagi. Cuma ini mata sudah mengantuk pada saat pukul 17:10 WIB. Akhirnya dicoba terus memaksa agar bisa menulis cerita dongeng.

Cerita dongeng yang dimaksud di sini adalah tulisan ini. Intinya tulisan ini diharapkan dapat diselesaikan meski dalam kondisi mata ingin tidur di rumah. Mungkin saja pemicu mata mengantuk lantaran baru selesai mandi. Memang biasanya kalau baru mandi, badan lebih segar dan bisa memancing timbulnya rasa kantuk.

Kalau sore hari memang tidak disarankan tidur sore. Apalagi kalau sudah jam lima. Cuma memang banyak yang mengakui kalau sore hari itu mata suka mengantuk. Jadi ingat dengan tetangga yang kada tidur sore sampai baru masuk waktu malam. Cuma kalau secara pribadi, tidur sore itu kurang menyenangkan. Seumpananya sudah tidur sore, otomatis nanti menjelang malam hari bangun kembali lalu susah dipaksa untuk tidur kembali. Mirip waktu semalam, yang tidur cepat tapi akhirnya bangun di dini hari dan terpaksa begadang.

Lumayan juga cerita dongeng ini yang lagi dirangkai. Sudah mau masuk bahasa setengah dari target yang harus dicapai oleh tulisan ini. Itu pula yang bisa dibilang kalau mengetik santai itu enak juga. Salah satunya bisa menghindari salah ketik lantaran mata fokus pada layar komputer. Alhasil saat ada muncul kesalahan ketik, bisa langsung diperbaiki sebelum tulisan dipublikasi.

Menulis Cerita Dongeng Sambil Mengantuk Di Sore Hari Deskripsi

Menulis Cerita Dongeng Sambil Mengantuk Di Sore Hari Deskripsi

Saat menulis bagian kalimat ini mata masih mengantuk. Kalau dibawa berbaring di atas tempat tidur, besar kemungkinan kalau mata bisa langsung tidur. Cuma risikonya seperti tadi malam yang terbangun jam 1 malam lalu susah tidur lagi. Terpaksa begadang atau tidak tidur semalaman di rumah.

Memang enak juga menulis dongeng ini. Entah kenapa enak saja, apa mungkin karena cerita dongeng yang disampaikan tidak begitu penting. Namun setidaknya, dengan cara menulis dongeng bisa membuat pikiran agak lega. Sebabnya dengan menulis, paling tidak pikiran-pikiran yang ada di kepala bisa disalurkan. Salah satu penyalurannya dengan menulis cerita santai apa-adanya.