Mengenal IPAL Komunal

Mengenal IPAL Komunal – IPAL komunal merupakan tindakan di mana sebuah komunitas atau umumnya kumpulan warga dari suatu daerah tempat tinggal memanfaatkan sarana pengolahan limbah rumah tangga bersama. Limbah rumah tangga sendiri dapat terdiri dari sampah keluarga yang berwujud limbah padat dan air WC atau cucian pakaian yang berupa limbah cair. Sarana IPAL komunal sendiri saat ini masih berfokus kepada limbah cair rumah tangga, dengan mempertimbangkan pembuangan akhirnya menuju perairan terdekat yang tidak jarang pula dimanfaatkan sebagai sumber air masyarakat sekitar.

 

Mengenal IPAL Komunal

Pentingnya IPAL Komunal

Sebagian masyarakat di Indonesia, terutama yang tinggal di daerah pedesaan, belum familier dengan IPAL dengan macam-macam konsep beserta manfaatnya. Diperlukan sosialisasi lebih dari tenaga kesehatan yang berwenang untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya IPAL. Untuk kawasan perkotaan sendiri, terutama yang tinggal di komplek perumahan, proyek IPAL komunal yang merupakan salah satu penerapan pengolahan limbah tingkat dasar sudah cukup lama berjalan dan tergolong lancar tanpa hambatan berarti. Bahkan tidak jarang masyarakat berswadaya untuk penyediaan peralatan yang dapat digunakan bersama.

IPAL komunal memegang peranan penting untuk kesehatan masyarakat sekitar. Pertama, efek kesehatan yang didampak tanpa adanya pengolahan limbah air WC cukup serius di mana mengandung bakteri E.Cholli yang telah dikenal secara luas sebagai penyebab penyakit diare, tipes dan sebagainya. Penyakit-penyakit tersebut memiliki efek cukup berbahaya, terutama ketika menyerang anak-anak. Limbah WC yang tidak diolah kemudian berpotensi meresap ke sumber air yang dimanfaatkan oleh warga sekitar. Bila sumber yang telah tercemar digunakan untuk aktifitas keseharin, maka bakteri berkontak langsung dengan manusia.

Hal ini tentu mengkhawatirkan bagi setiap orang yang terkena, tidak terbatas pada rentang usia tertentu, karena bakteri tersebut menyerang langsung dan melemahkan imunitas tubuh yang bila berlangsung terlalu lama tidak jarang menyebabkan kematian oleh penyakit yang menjangkiti. Terutama mempertimbangkan bakteri E.Colli merupakan salah satu jenis bakteri yang kuat dan bersifat resisten terhadap antibiotik, di mana bakteri cenderung menjadi lebih kuat setelah penderita mengonsumsi obat jenis tersebut, yang berakibat sulitnya proses penyembuhan maupun pemulihan.