Jangan remehkan pertolongan pertama ketika digigit ular berbisa

Ular adalah salah satu hewan yang paling ditakuti oleh masyarakat dipenjuru dunia apalagi ular yang berbisa, karena bisanya dapat menyebabkan kematian pada seseorang apabila tidak segera ditangani. Didunia ini terdapat sekitar 2000 spesies ular yang sudah dikenali, namun hanya sekitar 200 sepesies saja yang bisanya mematikan.

Di Indonesia sendiri hanya ada beberapa spesies saja yang dikenali, dari beberapa spesies tersebut hanya ada beberapa spesies yang memiliki bisa mematikan, seperti ular kobra, ular Welang, ular cabai, ular laut dan ular hijau ekor merah (ular pohon/ular gadung). Kelima ular tersebut sudah terkenal akan bisanya yang sangat mematikan, bisa yang dimilikinya dapat mematikan sistem saraf pada orang yang digigitnya.

Untuk itu ke hati-hatian sangat dianjurkan apabila kita bertemu dengan kelima ular tersebut, apalagi ular kobra. Karena ular kobra adalah ular yang paling agresif, dia akan langsung menyerang apabila merasa terganggu. Banyak kasus digigit ular berbisa dan berkahir dengan kematian, hal tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan mengenai penanganan pertama yang harus segera dilakukan sehingga nyawanya tidak tertolong akibat keterlambatan dalam penanganannya.

Bagi anda yang belum mengetahui tentang penanganan yang tepat ketika didigit ular berbisa maka harus anda ketahui supaya dapat menolong siapa saja apabila digigit ular berbisa. Untuk itu artikel ini dibuat guna memberikan informasi yang tepat tentang penanganan pertama ketika digigit ular berbisa.

Apa yang harus dilakukan jika ada yang digigit ular berbisa?

1. Hal pertama yang harus dilakukan ketika digigit ular (entah ular berbisa ataupun tidak) adalah jangan panik dan tetap tenang, hal ini bertujuan agar bisa tidak menyebar dengan cepat bersama aliran darah. Seperti yang kita tahu bahwa jika seseorang panik maka denyut jantung akan semakin cepat dan peredaran darah pun akan semakin cepat, untuk itu usahakan tenang dan jangan panik.

Membedakan gigitan ular berbisa dengan yang tidak berbisa

Untuk mengenali gigitan ular berbisa ada beberapa hal yang bisa menjadi ciri cirinya. Gigitan ular berbisa hanya akan mengeluarkan sedikit darah atau bahkan tidak berdarah sama sekali, sedangkan gigitan ular yang tidak berbisa akan mengeluarkan banyak darah. Gigitan ular berbisa akan menimbulkan rasa sakit yang teramat sakit, sedangkan yang tidak berbisa hanya rasa perih saja. Gigitan ular berbisa akan menimbulkan bengkak kebiruan disekitar area gigitan, sedangkan ular yang tidak berbisa tidak menimbulkan hal tersebut. Dan yang terakhir gejala yang muncul akibat gigitan ular berbisa adalah demam, berkeringat banyak, pusing, mual, muntah dan pandangan menjadi kabur, sedangkan gigitan ular yang tidak berbisa tidak menimbulkan hal tersebut.

2. Hal kedua yang harus dilakukan adalah segera bawa ke rumah sakit, jangan menunda-nunda waktu karena ketika didigit ular waktu adalah hal yang paling utama. Tidak peduli kita berpakaian kerja atau berpakaian tidur, intinya harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penawar/anti bisa.

3. Jangan mengikat bagian tubuh yang terkena gigitan ular, dan jangan melakukan suyatan untuk mengeluarkan darah, karena hal tersebut tidak ada gunanya. Cukup usahakan jangan bergerak dan cepat cepat untuk dibawa kerumah sakit.

4. Selama diperjalanan kerumah sakit, usahakan untuk tidak banyak bergerak, letakkan bagian tubuh yang digigit lebih rendah dari bagian tubuh lainnya. Selain itu juga usahan untuk minum banyak air dan longgarkan baju agar dapat bernafas dengan lega.

Beberapa langkah langkah diatas merupakan langkah yang tepat untuk menangani seseorang apabila digigit ular berbisa, penanganan yang tepat merupakan langkah terbaik yang harus dilakukan supaya tidak mengakibatkan hal hal yang tidak diinginkan.