Fase Adaptasi, Fantasi, dan Frustasi yang Biasanya Dialami Remaja

carapdkt.net – Seorang remaja akan mengalami 3 fase dalam kehidupannya ketika ia masuk kedalam suatu lingkungan baru. Ketiga fase tersebut biasanya selalu saling berhubungan dan kebanyakan remaja pasti mengalami ketiga fase ini. Tiga hal ini merupakan suatu hal yang patut dipelajari agar seorang remaja tidak sampai di fase dimana ia akan merasa menyesal karena apa yang telah ia lakukan, dan kesadaran akan hal ini juga akan membuat remaja jadi tau batasan-batasan ketika ia sedang bersosialisasi dan akan membuat seorang remaja menjadi lebih nyaman dalam bersosialisasi dengan orang-orang baru.

cara pdkt remaja

  • Fase Adaptasi

Fase ini adalah fase ketika seorang remaja bisa dibilang masih membaca situasi dan ia masih belum mengenal orang-orang baru tersebut. Fase ini adalah fase yang penuh dengan rasa saling menghargai dan fase ini juga biasanya tidak akan berlangsung lama karena ketika remaja sudah mengenal orang-orang tersebut maka fase saling menghargai ini akan berubah menuju fase selanjutnya yang lebih liar

  • Fase Fantasi

Ini adalah fase kedua yang bisa dibilang fase paling membahagiakan. Pada fase ini seorang remaja akan menghabiskan waktu dengan teman-teman nya dan pada fase inilah biasanya seorang remaja akan merasakan kenyamanan dengan kawan-kawan nya dan pade fase ini pula lah seorang remaja sudah mendapatkan kenyamanan ketika bermain dengan teman-temannya dan remaja sudah mulai malas untuk pulang ke rumah nya.

  • Fase Frustasi

Fase inilah yang perlu ditakutkan oleh setiap remaja. Di fase ini seorang remaja sudah akan merasakan dampak negatif ketika ia terlalu mementingkan bermain di fase fantasi. Di fase ini remaja mulai merasa frustasi karena sekolah nya terabaikan dan orang tua nya pun merasa kecewa terhadapnya karena sudah tidak memiliki kepercayaan kepada remaja yang sering berbohong di fase fantasi.

Ketiga fase yang disebutkan diatas bisa dijadikan bahan acuan yang akan cukup baik ketika seorang remaja akan mulai bersosialisasi dengan orang-orang baru. Tetapi sebenarnya hal yang paling penting adalah kesadaran remaja itu sendiri terhadap batasan-batasan yang perlu ia pahami dan pengetahuan tentang norma norma yang tidak boleh dilanggar juga merupakan suatu hal yang perlu diketahui oleh remaja agar hidupnya bisa lebih nyaman dan agar ia pula tidak mengalami masalah yang akan mengganggu hidupnya.