Inilah kenapa jika digigit lintah tidak terasa sakit

Sering kali saya jumpai pertanyaan yang menanyakan kenapa jika seseorang didigit Lintah mereka tidak merasakan sakit dan tau tau bagian tubuhnya yang digigit lintah tersebut berdarah. Untuk itu diartikel ini saya akan berbagi informasi singkat tentang kenapa apabila digigit hewan lintah tidak terasa sakit.

Jika kita pikir pikir apabila ada satu individu yang menggigit individu lain sudah dapat dipastikan yang terkena gigitan akan merasakan rasa sakit, atau ada rasa lain yang dirasakan individu tersebut seperti gatal apabila digigit oleh nyamuk. Ya karena ukuran nyamuk yang begitu kecil sehingga hanya rasa gatal saja yang dirasakan. Nyamuk saja yang mempunyai ukuran tubuh lebih kecil dibandingkan ukuran tubuh lintah yang lebih besar dia akan menimbulkan rasa gatal, namun mengapa lintah yang ukuran tubuhnya lebih besar serta terdapat gigi yang tajam justru tidak memberikan rasa gatal maupun sakit apabila digigitnya.

Usut punya usut kenapa jika digigit lintah tidak merasakan sakit ternyata ada sebabnya, namun sebelum berlanjut mengetahui penyebabnya mari mengenal lebih jauh terlebih dulu tentang lintah. Lintah merupakan hewan yang masuk dalam sub kelas Hirudinea, hewan yang dapat mengeluarkan zat hirudin. Selain zat hirudin, lintah juga memiliki beberapa senyawa kimia alami, antara lain kolagen, thrombin, NO, histamint dan hyaluronidase. Kandungan yang terakhir inilah yang menyebabkan kenapa jika seseorang digigit lintah tidak merasakan sakit.

Hyaluronidase adalah salah satu senyawa yang dimiliki oleh lintah, senyawa ini merupakan zat yang berguna sebagai penghilang rasa sakit pada daerah sekitar gigitan lintah, atau biasa disebut juga dengan anestesi lokal. Itulah kenapa seseorang yang digigitnya tidak akan merasakan sakit. Tahukah anda bahwa ketika lintah menggigit mangsa sebelumnya dia akan mengeluarkan zat tersebut pada liurnya, setelah itu dia baru mulai menggigit dengan gigi tajamnya yang berjumlah sekitar 100 buah.

Dan setelah menggigit, lintah akan mengeluarkan zat hirudin dan histamint, kedua zat ini berfungsi untuk mengembangankan pembuluh darah serta melancarkanya. Dan jika sudah merasakan cukup dia akan berhenti menghisap lalu melepaskan gigitan dan mengeluarkan zat thrombin dan kolagen yang berguna mempercepat penyembuhan luka.

Nha itulah penjelasan singkat dan padat untuk menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan oleh banyak orang yaitu kenapa jika digigit lintah tidak merasakan sakit, jawabannya cukup jelas yaitu karena lintah mempunyai kandungan zat hyaluronidase yang berguna untuk menghilangkan rasa sakit, zat hyaluronidase sendiri terdapat pada air liur lintah yang dikeluarkan sebelum dia menggigit mangsanya. Cukup sekian informasinya, semoga bisa bermanfaat.…

Jangan remehkan pertolongan pertama ketika digigit ular berbisa

Ular adalah salah satu hewan yang paling ditakuti oleh masyarakat dipenjuru dunia apalagi ular yang berbisa, karena bisanya dapat menyebabkan kematian pada seseorang apabila tidak segera ditangani. Didunia ini terdapat sekitar 2000 spesies ular yang sudah dikenali, namun hanya sekitar 200 sepesies saja yang bisanya mematikan.

Di Indonesia sendiri hanya ada beberapa spesies saja yang dikenali, dari beberapa spesies tersebut hanya ada beberapa spesies yang memiliki bisa mematikan, seperti ular kobra, ular Welang, ular cabai, ular laut dan ular hijau ekor merah (ular pohon/ular gadung). Kelima ular tersebut sudah terkenal akan bisanya yang sangat mematikan, bisa yang dimilikinya dapat mematikan sistem saraf pada orang yang digigitnya.

Untuk itu ke hati-hatian sangat dianjurkan apabila kita bertemu dengan kelima ular tersebut, apalagi ular kobra. Karena ular kobra adalah ular yang paling agresif, dia akan langsung menyerang apabila merasa terganggu. Banyak kasus digigit ular berbisa dan berkahir dengan kematian, hal tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan mengenai penanganan pertama yang harus segera dilakukan sehingga nyawanya tidak tertolong akibat keterlambatan dalam penanganannya.

Bagi anda yang belum mengetahui tentang penanganan yang tepat ketika didigit ular berbisa maka harus anda ketahui supaya dapat menolong siapa saja apabila digigit ular berbisa. Untuk itu artikel ini dibuat guna memberikan informasi yang tepat tentang penanganan pertama ketika digigit ular berbisa.

Apa yang harus dilakukan jika ada yang digigit ular berbisa?

1. Hal pertama yang harus dilakukan ketika digigit ular (entah ular berbisa ataupun tidak) adalah jangan panik dan tetap tenang, hal ini bertujuan agar bisa tidak menyebar dengan cepat bersama aliran darah. Seperti yang kita tahu bahwa jika seseorang panik maka denyut jantung akan semakin cepat dan peredaran darah pun akan semakin cepat, untuk itu usahakan tenang dan jangan panik.

Membedakan gigitan ular berbisa dengan yang tidak berbisa

Untuk mengenali gigitan ular berbisa ada beberapa hal yang bisa menjadi ciri cirinya. Gigitan ular berbisa hanya akan mengeluarkan sedikit darah atau bahkan tidak berdarah sama sekali, sedangkan gigitan ular yang tidak berbisa akan mengeluarkan banyak darah. Gigitan ular berbisa akan menimbulkan rasa sakit yang teramat sakit, sedangkan yang tidak berbisa hanya rasa perih saja. Gigitan ular berbisa akan menimbulkan bengkak kebiruan disekitar area gigitan, sedangkan ular yang tidak berbisa tidak menimbulkan hal tersebut. Dan yang terakhir gejala yang muncul akibat gigitan ular berbisa adalah demam, berkeringat banyak, pusing, mual, muntah dan pandangan menjadi kabur, sedangkan gigitan ular yang tidak berbisa tidak menimbulkan hal tersebut.

2. Hal kedua yang harus dilakukan adalah segera bawa ke rumah sakit, jangan menunda-nunda waktu karena ketika didigit ular waktu adalah hal yang paling utama. Tidak peduli kita berpakaian kerja atau berpakaian tidur, intinya harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penawar/anti bisa.

3. Jangan mengikat bagian tubuh yang terkena gigitan ular, dan jangan melakukan suyatan untuk mengeluarkan darah, karena hal tersebut tidak ada gunanya. Cukup usahakan jangan bergerak dan cepat cepat untuk dibawa kerumah sakit.

4. Selama diperjalanan kerumah sakit, usahakan untuk tidak banyak bergerak, letakkan bagian tubuh yang digigit lebih rendah dari bagian tubuh lainnya. Selain itu juga usahan untuk minum banyak air dan longgarkan baju agar dapat bernafas dengan lega.

Beberapa langkah langkah diatas merupakan langkah yang tepat untuk menangani seseorang apabila digigit ular berbisa, penanganan yang tepat merupakan langkah terbaik yang harus dilakukan supaya tidak mengakibatkan hal hal yang tidak diinginkan.…